Fungsi dan Kegunaan Mode Developer di Android

Fungsi dan Kegunaan Mode Developer di Android


Fungsi dan Kegunaan Mode Developer di Android, Mode developer adalah mode tersembunyi di Sistem Operasi Android. Fitur ini ada tapi jarang di pakai oleh para pengguna android, kebanyakan di aktifkan ketika kita ingin mengkonfigurasi USB Debugging atau menginstall aplikasi yang memerlukan izin. USB Debugging sendiri di aktifkan ketika kita ingin memflash atau mengisntall aplikasi diluar playstore. Terus apa sebenarnya fungsi dan kegunaan Mode Developer?, apakah berbahaya?. Untuk mengetahuinya berikut Fungsi dan kegunaan Mode Developer:

Fungsi Umum

1. Memory (Khusus untuk OS diatas Android Oreo)
Fungsi ini untuk menampilkan statistik penggunaan memory, Seperti penggunaan rata-rata, total memory yang digunakan, jumlah memory yang tersedia.
2. Take Bug/ Bug Report
Menu ini berguna untuk mengizinkan aplikasi untuk mengakses bug report, untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk pengembangan aplikasi android.
3. System UI Demo Mode
Berfungsi untuk mengambil screenshot tanpa menampilkan konfigurasi system notifikasi, seperti notifikasi, atau informasi batrei yang ada di atas.
4 Stay Awake / Tetap Terjaga
Menu ini berfungsi agar layar smartphone kalian tetap dalam keadaan menyala ketika dihubungkan dengan kabel usb.
5.Dekstop Password Backup
Fitur ini berguna untuk menyetel kata sandi atau password untuk melakukan backup data serta mengembalikan aplikasi data yang ada diperangkat.
6. Enable Bluetooth Host Controler Interface (HCI) Snoop Log
Fitur ini berguna untuk mengambil semua log bluetooth di perangkat, untuk mengetahui aktifitas apa saja yang menggunakan perangkat bluetooth.

Fungsi Debugging

Fungsi ini berguna untuk melakukan debugging atau menyambungkan perangkat smartphone ke perangkat komputer. Berikut fitur yang masuk dalam Fungsi Debugging.

1. Store Logger Data Persistenly On Device
Fungsi ini berguna untuk menyimpan data log (Aktivitas) yang ingin disimpan di perangkat, fungsinya untuk menganalisis data yang diperlukan oleh developer untuk pengembangan aplikasi.
2. Select Mock Location App
Fungsi ini berguna untuk menguji perangkat GPS yang ada di smartphone kita di lokasi tyang berbeda, fitur ini akan berfungsi menggunakan aplikasi pihak ketiga yaitu GPS Mock Location.
3. Enable View Atribut Inspection
Fungsi ini berguna untuk menyimpan atribut, sehingga dapat digunakan untuk debugging.

Fungsi Jaringan

Fungsi ini berguna untuk mengkonfigurasi kebutuhan jaringan seperti wifi, internet dan sebagainya, Berikut Penjelasan detailnya.

1. Select USB Configuration
Adalah cara untuk menentukan koneksi komputer ke smatphone, apakah ingin mentrasfer file, USB teathring, atau MIDI.
2. Bluetooth AVRCP version
adalah versi bluetooth untuk mengendalikan semua perangkat yang terhubung melalui bluetooth, seperti perangkat audio dll. Ada beberapa pilihan untuk mengatur audio codec yang keluar dari perangkat dengan menggunakan bluetooth. Berikut pilihan codec yang ada di pbluetooth AVRCP version

  • SBC mengatur dan mengirim data audio ke perangkat seperti headset, dll.
  • LDAC Keluaran audio dengan kualitas tinggi di perangkat tanpa kabel
  • AAC kualitas audio yang lebih baik dari perangkat yang menggunakan kabel dengan bit yang sama
  • Aptx Sound yang berkualitas tinggi di hampir semua perangkat sound
  • Aptx HD sound berkualitas tinggi  di perangkat bluetooth
  • Enable/Disable Optional Audio Codec digunakan mengaktifkan/ menonaktifkan codec saat kita menginstall codec pihak ketiga
3. Bluetooth Audio Sample Range

Untuk mengatur jumlah Sample Audio per detik, sample yang kualitas lebih tinggi akan memakan sumber daya lebih.
4.Bluetooth Audio bit Per Sample
Untuk menentukan jumlah bit sample, agar kualitas lebih baik perlu bit sample dengan kecepatan tinggi
5.Bluetooth Audio LDAC Codec
Untuk mengoptimalkan kualitas audio yang keluar dengan perangkat bluetooth.
6. Bluetooth Audio Channel Mode
Untuk memilih keuaran audio Mono atau Stereo
7. Wireless display certification
Untuk mengaktifkan konfigurasi wifi sesuai dengan ketentuan Wi-Fi Alliance Wi-Fi Display Specification, seperti frekuensi yang tidak boleh melebihi ambang yang telah ditentukan
8. Enable Wi-Fi verbose logging
Untuk mengatur tingkat kecepatan log wifi pada setiap jaringan wifi yang tersedia sesuai dengan besaran sinyal yang didapatkan.
9. Aggressive Wi-Fi to cellular handover
mempercepat koneksi wifi yang lemah menggunakan jaringan selular/internet provider

Input Atau Masukan

1. Aktifkan Show taps
Untuk menampilkan pointer saat kita sedang melakukan aktifitas tap dilayar.
2. Aktifkan Pointer Location
Untuk menunjukkan lokasi pointer saat kita sedang melakukan aktifitas tap di layar.

Drawing

1. Aktifkan Show Layout Bounds
Untuk menampilkan margin, padding, garis layar di layout aplikasi, fitur ini berguna untuk para developer UI aplikasi
2. Force RTL layout direction
Untuk mengatur dan memaksa tampilan layout dari kanan ke kiri ataupun sebaliknya
3. Window animation scale
Untuk mengatur kecepatan animasi layar seperti menu dll, semakin tinggi kecepatannya harus menggunakan interval yang lebih kecil.
4. Transition animation scale
Untuk mengatur kecepatan transisi layar, seperti halnya window animation scale, semakin kecil intervalnya maka kecepatannya akan lebih tinggi.
5. Simulate secondary displays
Untuk mensimulasi ketika kita ingin menambahkan perangkat tampilan tambahan seperti LCD, proyektor dll

Rendering yang dipercepat hardware

Bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan hardware dalam melakukan aktifitas tertentu

1. Tap Simulate color space
Fitur ini berfungsi untuk mengatur warna UI di perangkat untuk seseorang yang buta warna, tanpa merubah warna jika kita ingin melakukan screenshot
2. Set GPU renderer
Merubah mesin grafis asli dari open GL dengan mesin grafis Open GL Skia.
3. Force GPU rendering
Bila tidak menggunakan rendering GPU maka aplikasi akan dipaksa menggunakan rendering 2D
4. Show GPU view updates
Untuk Menampilkan setiap Aktifitas pada layar yang menggunakan GPU.
5. Debug GPU overdraw
Untuk Menampilkan Visualisasi warna kode saat menggunakan rendering GPU.
6. Debug non-rectangular clip operations
Untuk mematikan aktifitas rendering diluar klipping area kanvas.
7. Force 4x MSAA
Untuk mengaktifkan multisample anti-aliasing (MSAA) di aplikasi Open GL ES 2.0.
8. Disable HW overlays
Untuk menghemat daya saat melakukan preoses rendering agar tidak bentrokdengan gambar rendering yang lain
9. Aktifkan Disable USB audio routing
Untuk mematikan koneksi routing USB audio yang terhubung dengan perangkat.

Pemantauan

Adalah fungsi untuk melakukan pemantauan aktifitas yang ada di perangkat seperti aplikasi yang berjalan dsb. Berikut yang ada dalam menu pemantauan Mode Developer Android

1. Tap Background process limit
Untuk membatasi aplikasi yang berjalan di belakang layar.
2. Tap Reset Shortcut Manager rate-limiting
Untuk mengatur pemrosesan agar aplikasi yang berjalan di belakan layar tetap menggunakan API yang telah ditentukan tanpa melebihi batas limit.
3. Aktifkan Don't keep activities
Untuk menutup aktifitas aplikasi yang sudah ditinggalkan

0 Response to "Fungsi dan Kegunaan Mode Developer di Android"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel